Dibalik Eksekusi Denda Pidana, Uang Pengganti dan Perampasan Harta Oleh Jaksa

Posted on Updated on

sony yulianto, tabir keadilan

Tabir Keadilan

image

Berita mengenai alotnya eksekusi bebas KH. Zaenal Mustofa, mantan Ketua DPRD Kediri ternyata menyimpan persoalan yang mengejutkan para pencari keadilan.  Disamping persoalan administrasi dan birokrasi yang lamban, baik dari Pengadilan Negeri dan Kejaksaan Negeri selaku eksekutor putusan Peninjauan Kembali, ternyata ada persoalan terselubung yang patut untuk diungkap.

Hal ini terkait Pengembalian Denda Pidana, Uang Pengganti dan Harta yg dirampas oleh Pihak Jaksa Eksekutor yg ditengarai terdapat unsur penyalahgunaan kewenangan dari Pihak Jaksa Eksekutor.  Ditengarai aset-aset baik dalam bentuk harta bergerak (kendaraan), harta tidak bergerak (tanah dan bangunan) maupun uang pengganti dan denda yg dibayarkan melalui Jaksa Eksekutor tidak disetorkan kepada negara.

Sehingga ketika aset trsebut sesuai Keputusan Peninjauan Kembali harus dikembalikan kepada terpidana, persoalan kemudian muncul.  Ini ditengarai menyebabkan permasalahan sehingga eksekusi pembebasan yang bersangkutan sempat tertunda.

Informasi sementara yg didapat ternyata aset-aset tersebut telah dilelang tanpa prosedur yang patut oleh oknum jaksa eksekutor bahkan ditengarai dijadikan `bancakan`sejumlah oknum lembaga…

Lihat pos aslinya 90 kata lagi

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s