Memulai Bisnis Internet

Posted on Updated on

Memulai dengan benar

Saya mengenal internet sudah cukup lama, apalagi mengenal komputer. Tahun 1992 semasa tinggal di Yogyakarta, saya sempat memiliki usaha rental dan pengetikan komputer yang kala itu marak. Waktu itu saya masih era PC 286 ke 486 DX. Kemudian di tahun 1998 hingga 2002, saya relatif familier dengan internet. Saat berkantor di PT. Lippo Karawaci Tangerang, saya bersinggungan cukup erat dengan fasilitas perangkat jaringan komputer. Kemudian di PT. Wijaksara Sarat Visi yang mengelola dan mengembangkan situs www.mobilonline.com (situs tentang komunitas otomotif di Indonesia yang telah ditutup kemudian nama domain situs tersebut beralih ke situs peralatan e-mobiling), internet adalah lingkungan sehari-hari.

Tapi saya baru menyadari bahwa kedekatan dengan internet bagi saya tidak membuat saya masuk ke dalam komunitas internet. Kegagalan utama memahaminya ternyata adalah cara pandang kita yang belum masuk dalam cara pandang digitalisasi. Bagaimana mungkin kita dapat berhasil dalam bisnis digital, bila kita masih mendasarkan cara bisnis kita dengan cara bisnis konvensional.

Kedudukan dan jabatan sebagai salah satu anggota direksi di sebuah perusahaan teknologi informasi sekaligus holding (induk perusahaan) investasi dari berbagai unit usaha telah menjadikan kepekaan teknis saya menurun dan kepekaan strategis saya hanya berputar-putar pada gagasan bisnis konvensional. Kejadian 5 tahun yang lalu itu merupakan pengalaman yang mengharuskan saya berpikir ulang, belajar kembali pada hal-hal kecil bahkan dari persoalan bagaimana mengetik cepat di laptop saya, mencermati teks dan script dari berbagai programasi yang tentu saja sangat teknis dan kemudian lebih maju kearah pemetaan bisnis digital internet.

Ternyata pengalaman itulah yang ketika saya renungkan menyebabkan kejatuhan banyak perusahaan raksasa dan sebaliknya mendorong banyak sekali perusahaan dotcom yang lahir dari sebuah garasi kemudian menggurita. Banyak dari para pengambil keputusan di korporasi raksasa menyepelekan hal-hal kecil yang justru sangat diperhatikan oleh para pengelola perusahaan yang memiliki banyak keterbatasan.

Saya sangat ingat momen dimana para staf menanyakan banyak hal yang secara teknis ternyata tidak saya kuasai dengan arogannya saya menampik dengan alasan klise, “itu teknis, dan anda yang harus selesaikan!!!” Kemudian selanjutnya saya sadari bahwa saya sama sekali tidak tahu, tidak mengerti, tidak memahami apapun tentang teknologi informasi, teknologi digital dan digitalisasi serta tentunya tidak juga faham tentang internet, meskipun saya salah seorang yang memutuskan berbagai rencana pengembangan situs internet di perusahaan tersebut.

Kalau saat itu saya adalah seorang professional yang digaji oleh pemilik perusahaan (meskipun saya juga memiliki saham perusahaan itu), maka saat saya menulis catatan ini di depan laptop, saya adalah entrepreneur, seorang wirausaha yang memulai kembali sebuah usaha milik sendiri dengan resiko yang harus ditanggung sendiri dan berharap mencapai sukses.

Dengan pengalaman itu, saya ingin menyampaikan dalam tulisan ini secara bertahap dan dengan sabar merekonstruksi kembali dari sangat awal bisnis internet ini mulai dikembangkan. Dan bila pembaca tulisan ini memiliki minat yang sama dengan saya untuk membangun bisnis melalui internet, mari kita mulai bersama-sama melakukan tahap demi tahap dengan benar. Bahkan dalam tahap sangat awal sekali, saya harus menyampaikannya bahwa kita harus belajar mengetik dengan baik diatas keypad, keyboard laptop atau PC kita serta menggerakkan mouse secara luwes.

Selanjutnya sambil mengasah kemampuan kita menulis, karena hal ini sangat diperlukan dan tentunya minimal anda harus mengenal software pengolah kata (MS-Word atau semacamnya) dan membiasakan diri dengan e-mail.

Saya memulai lompatan sederhana saya dengan menentukan pilihan karena sedikit saya sudah sangat mengenal website dan blog. Barangkali bagi yang pemula, mari kita mengenal website dan blog.

Kemudian untuk dikenal di internet, disamping e-mail, maka website dan blog kita harus memiliki domain yang ditempatkan pada satu lokasi tertentu yang disebut hosting. Apa itu domain dan hosting?

Nah untuk sementara, saya baru menuliskan tahapan yang sangat awal dari cara kita masuk ke dalam lingkungan digital internet dengan benar. Selanjutnya kita bahas lagi dengan lebih seksama.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s