Bercita-cita jadi diplomat namun tidak kesampaian, itulah saya. Salah satu kegagalan namun rasanya tidak perlu disesali begitu mendalam. Ini berawal dari ketertarikan di berbagai kegiatan semasa SMA dulu. Semenjak kelas I SMA, waktu itu di SMA Negeri 01 (Kartini) Pekalongan, saya punya ketertarikan dalam organisasi. Paling tidak ada 3 kegiatan ektra kulikuler yang menyita perhatian. Maaf kalau saat itu guru ekonomi saya Pak Waluyo dan guru Sosiologi saya Pak Munir sampai sempat bilang “kamu seperti penilik sekolah saja, sering absen pakai alasan tugas ekstra kulikuler.”
Ketertarikan lainnya adalah bisnis. Seperti pada umumnya orang Pekalongan, keinginan untuk jadi pedagang dan pebisnis sukses, menjadikan tahun-tahun SMA dan Perkuliahan terbengkelai karena usaha batik dan tekstil di Yogyakarta dan Bandung. Dan selanjutnya ketertarikan itu menjadikan kegiatan sekolah berantakan. Sampai saat ini ketertarikan itu masih kuat, sehingga upaya yang terus menerus untuk menekuni dunia usaha dengan segala persoalannya dan impian untuk mencapai sukses tetap masih membara.
Teater, sastra dan jurnalistik. Ketertarikan saya pada teater, terima kasih untuk senior saya saat itu Lukman Anand Bysandid yang mengenalkan saya pada teater, sastra dan jurnalistik. Ada satu pementasan yang sampai saat ini masih saya ingat, waktu itu perannya seperti ketoprak humor, beberapa teman dan guru sempat memuji penampilan grup teater kita. Lanjutan cerita di kegiatan teater ini benar-benar terkubur bersama waktu. Saya ingin mencerahkan kembali ketertarikan terhadap teater itu. Para netters sekalian… boleh bagi infonya yaa…
Sastra…., sempat menulis beberapa puisi, tapi kayaknya sekarang koq stag… sulit berkontemplasi, apa sudah terlalu lama terjebak dalam pragmatisme hidup yaa…???
Jurnalistik. Semua orang menulis. Saya juga menulis. Tulisan saya sekarang ini adalah sebuah cara membangkitkan kembali hal lama semasa SMA saat sempat memimpin majalah sekolah. Majalah Sekolah CITRA di SMA Negeri 01 Pekalongan dan mendirikan Majalah Sekolah KHAZANAH di SMA Islam Pekalongan.
Film. Saya suka film sejak kecil, semenjak Sekolah Dasar, suka bolos buat nonton di bioskop dibela-belain ngentit uang sekolah.
Drama, Ephos dan Film Dokumenter sangat saya suka. Hampir setiap kesempatan saya mencoba untuk tidak melewatkannya. Erost Jarot, Slamet Rahardjo, Christine Hakim, Robert De Niro, Robert Redford, Al-Pacino dan Russel Crowe adalah sederet nama beken yang menarik perhatian.
Buku. Tentu saya suka yang satu ini. Sewaktu Sekolah Dasar bahkan pernah bikin perpustakaan umum, meskipun banyak koleksinya komik lokal dan Khopingho. Sampai sekarang masih suka baca, meski kadang-kadang cuman resensi bukunya doang
Clubbing. Ini juga suka. 4 tahun di Yogyakarta sangat kenal komunitas Crazy Horse di jalan Magelang. 15 tahun di Jakarta, rasanya dari Taaj Mahal di Borobudur Hotel, Sydney dan Millenium di Gajahmada, Pasir Putih di Kemang sampai Kura-Kura Cafe di Lippo Karawaci dan berbagai tempat Hang Out lain bukan tempat asing buat saya. Agak boros juga sich. Tapi demen juga… soalnya sampai di Pekalongan juga masih seneng mangkal di Dian Candra, Cafe Merdeka dan… itu yang di depan Terminal Kota Pekalongan… DUPAN!!!
Travelling. Maunya keliling dunia…. apa daya “ragate gak ono cak!” Tapi saya tetap senang traveling. Cari pengalaman baru itu yang jadi tujuan
Nah… Kalau ada netters yang punya ketertarikan sama… bagi info dong… tentang apa saja. Kali aja bermanfaat!!!